Senin, 04 Mei 2009

Teori dan konsep kurikulum

Landasan dan pengembangan kurikulum

Prinsip-prinsip umum pengembangan kurikulum
1. Relevansi :
• Relevansi ke luar : koponen-komponen kurikulum sesuai dengan tuntutan, kebutuhan, perkembangan masyarakat
• Relevansi ke dalam : konsistensi antar komponen-komponen kurikulum à keterpaduan internal
2. Fleksibilitas :
Kurikulum solid tetapi pada pelaksanaannya memungkinkan terjadinya penyesuaian
3 Kontinuitas :
Adanya kesinambungan sebab proses belajar siswa berlangsung secara berkesinambungan
4 Praktis :
Biasa disebut efisien, dengan biaya yang murah dapat dilaksanakan dengan mudah
5 Efektivitas :
Keberhasilan yang tinggi baik dari segi kuantitas maupun kualitas

Prinsip-prinsip khusus pengembangan KURIKULUM
1. Prinsip berkenaan dengan tujuan pendidikan
– Ketentuan/kebijakan pemerintah
– Survey persepsi orang tua
– Survey pandangan para ahli
– Pengalaman negara lain
– penelitian
2. Prinsip berkenaan dengan pemilihan isi pendidikan
– Penjabaran tujuan ke dalam bentuk pengalaman belajar yang diharapkan
– Isi meliputi pengetahuan, sikap, dan keterampilan
– Disusun berdasarkan urutan logis dan sistematis
3. Prinsip berkenaan dengan pemilihan proses belajar mengajar
– Keselarasan pemilihan metode
– Memperhatikan perbedaan individual
– Pencapaian aspek kognitif, afektif, skills
4. Prinsip berkenaan dengan pemilihan media
– Ketersediaan alat yang sesuai dengan situasi
– Pengorganisasian alat dan bahan
– Pengintegrasian ke dalam proses
5. Prinsip berkenaan dengan pemilihan kegiatan penilaian
– Kesesuaian dengan isi dan tingkat perkembangan siswa
– Waktu
– Administrasi penilaian

faktor-faktor berpengaruh pada pengembangan kurikulum

1. perguruan tinggi : pengembang ilmu pengetahuan dan pengembang lptk
2. masyarakat : sekolah harus melayani aspirasi masyarakat (terutama dunia usaha sangat berpengaruh )
3. sistem nilai : nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat harus terintegrasi dalam kurikulum. masalahnya nilai-nilai tersebut heterogen dan multifaset

faktor-faktor berpengaruh pada pengembangan kurikulum

1. perguruan tinggi : pengembang ilmu pengetahuan dan pengembang lptk
2. masyarakat : sekolah harus melayani aspirasi masyarakat (terutama dunia usaha sangat berpengaruh )
3. sistem nilai : nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat harus terintegrasi dalam kurikulum. masalahnya nilai-nilai tersebut heterogen dan multifaset

hambatan-hambatan dalam pengembangan kurikulum

1. faktor guru
2. masyarakat
3. biaya

model-model pengembangan kurikulum
1. the administrative model
2. the grass roots model
3. beauchamp’s system
4. the administration model
5. taba’s inverted model
6. roger’s interpersonal relations model
7. the systematic action-research model
8. emerging technical models


Konsep kurikulum

Konsep kurikulum:
• Berkembang sejalan dengan perkembangan teori dan praktek pendidikan
• Bervariasi sesuai dengan aliran atau teori pendidikan yang dianut

Dalam arti sempit : kumpulan mata pelajaran / bahan ajar yang harus disampaikan guru
Dalam arti luas : lebih menekankan pada pengalaman
Kurikulum dipandang sebagai tujuan

Mauritz johnson membedakan antara kurikulum dengan pengajaran.
Interaksi siswa dengan lingkungan disebut pengajaran sedangkan rentetan hasil belajar yang diharapkan (tujuan) disebut kurikulum
Sebagai rancangan / rencana
Menurut mac donald, sistem persekolahan terbentuk atas 4 subsistem :
– Mengajar à kegiatan profesional guru
– Belajar à upaya siswa sebagai respon
– Pengajaran à interaksi belajar mengajar
– Kurikulum à rencana sebagai pedoman

Menurut beauchamp, kurikulum dibedakan
(a) sebagai rencana tertulis, dan (b) kurikulum fungsional

Menurut taba, perbedaan kurikulum dgn pengajaran terletak pada keluasan cakupan

Sebagai bidang studi

Merupakan penerapan dari teori-teori kurikulum, hasil pengkajian dan pengembangan para ahli kurikulum.

Menurut zais : kurikulum sebagai bidang studi mencakup :
– Batasan/jarak/cakupan subject matter
– Prosedur pengembangan dan praktek

Menurut beauchamp : teori kurikulum adalah sekumpulan pernyataan yang berhubungan yang memberi arti terhadap kurikulum sekolah dengan titik beratnya pada hubungan antarlelemen, perkembangan, penggunaan, dan evaluasi
a. Cakupan bidang studi :
– Konsep kurikulum
– Penentuan
– Penggunaan
– Pengembangan
– Disain
– Evaluasi
b. Kurikulum sebagai rencana :
– Tujuan
– Bahan
– Kegiatan
– Alat
– Waktu
c. Sistem kurikulum :
– Penentuan kebijakan
– Susunan personalia
– Prosedur pengembangan
– Penerapan
– Evaluasi dan penyempurnaan
d. Fungsi :
– Menghasilkan kurikulum sebagai dokumen tertulis
– Menjaga kurikulum tetap dinamis

Kurikulum :
– Mengindikasi rencana untuk mendidik siswa
Merupakan bagian dari ruang lingkup kajian kurikulum dan berisikan komponen-komponen kurikulum
– Identifikasi ruang lingkup kajian
• Merupakan substansi / subject matter dalam bidang kurikulum
• Berbagai proses yang terdapat dalam kurikulum seperti pengembangan kurikulum, perubahan kurikulum
– Curriculum as program of studies
– curriculum as course content
– Curriculum as planned learning experience
– Curriculum as experiences had under the auspices of the school
– Curriculum as a structured series of intended learning outcomes
– Curriculum as a written plan for action

Comments :

0 komentar to “Teori dan konsep kurikulum”


Poskan Komentar